Sinshe Lim Suriady tampil sebagai pemakalah pada lauching Spectrum Matress Canai International

Materi Presentasi Sinshe Lim Suriady menarik Perhatian 300 Peserta Seminar Kesehatan Pada Launching Spectrum Mattress Canai International.

Sinshe Lim Suriady tampil sebagai pemakalah pada lauching Spectrum Matress Canai International, bertempat di Hotel Aston Kartika Grogol, Jakarta Barat, sabtu (19/10/2019).

Sehat menurut WHO ( World Health Organization) adalah sejahtera, jasmani, rohani dan sosial, bukan hanya terbebas dari penyakit ataupun cacat saja.
Perilaku hidup sehat harus diterapkan sedari dini karena tingkat kesehatan akan mencerminkan pola perilaku dan gaya hidup seseorang.

Gaya hidup sehat yang diterapkan sejak usia muda akan memberikan manfaat besar di usia tua.
Jika di usia muda pola hidup sehat tidak diterapkan, akan berakibat buruk pada usia lanjut.
Faktanya, banyak masyarakat Indonesia yang belum mengenal pola hidup sehat di usia produktifnya.
Mereka melalaikan hal kecil dari manfaat yang besar, dan
menggunakan hal besar untuk manfaat yang kecil.

Sinshe Lim Suriady yang merupakan Ahli Nutrisi Dunia WFCMS sekaligus Peracik Nutrisi Alami CIAKPO, menjadi pembicara pada seminar Canai International, He & Me Spectrum mengatakan, bahwa usia dewasa adalah usia yang sangat penting, karena merupakan kelompok usia masyarakat terbesar, panutan generasi muda dan juga bekal untuk generasi selanjutnya. Beliau mengatakan bahwa fakta saat ini usia dewasa (35 tahun ke atas) adalah usia rentan terhadap pernyakit.

kanan ke kiri, Lause Quah Ming Chuan ( Mly). Dr. Yusak. Sinshe Lim. Dr.David. Dr. Tekky & Bpk. Reska Herlambang.

Hal ini disebabkan karena pola hidup dan faktor gaya hidup serta kurangnya asupan nutrisi dalam tubuh yang menentukan status kesehatan gizi. Sebagai perbandingan data, pola hidup di Amerika Serikat tidak berbeda jauh dengan di Indonesia.

Ambil makanan cepat saji sebagai contoh utama. 65% masyarakat era modernisasi memiliki kegemaran untuk mengkonsumsi makanan cepat saji yang kaya akan lemak hewani, tepung, gula, dan kurangnya serat.
Tidak hanya itu, Sinshe Lim menyebutkan 30% lemak berasal dari minyak goreng yang dipakai sehari-hari. “Inilah yang menjadi faktor utama buruknya gizi seseorang karena pola hidup yang kurang sehat serta kualitas tidur yang sangat kurang atau menderita Insomnia.

Kegiatan Seminar Kesehatan yang dihadiri oleh mr.Ricky Lai , mr.Qhua, Dr. David, Dr.Yusak, Sudiman dari Canai Indonesia serta Reska Herlambang Sebagai Moderator dari TVRI ini telah menarik perhatian untuk mengubah pola hidup menuju sehat.

Sinshe Lim Menekankan bahwa untuk memilih makanan yang tepat harus meninjau kebutuhan yang diperlukan tubuh dalam mengarungi kegiatan fisik, Makanan yang tepat adalah makanan dengan komposisi yang dianjurkan berbasis tumbuhan kaya serat, sumber protein hewan, menu cukup omega-3. Pola makan sehat ini harus dikombinasikan dengan berolahraga.

Seminar Kesehatan yang dihadiri 300 peseta lebih semakin menarik dengan diberikan nya penjelasan terkait manfaat Matras Spectrum He & Me dari Canai International, Matras Ini dibuat langsung dari Jepang dengan kualitas bahan yang sangat baik untuk tubuh kita.

 

Lause Melissa. Sinshe Lim dan Lause Jenny Abidin.

Dengan Tempat Tidur yang sehat serta keseimbangan metabolisme tubuh membuat tubuh kita semakin sehat, serta memperbaikin sel tubuh yang rusak. mengantisipasi serangan radikal bebas. Sinshe berpesan Hiduplah Seimbang, nutrisi yang baik serta rajinlah berolahraga.

Sinshe Lim Suriady dan Tim Klinik Digital UI Menjadi Dosen Tamu di University of Malaya, Malaysia

Suatu kehormatan bagi Sinshe Lim Suriady bersama Tim Klinik Digital yakni para Dosen Vokasi Humas Universitas Indonesia yakni DR. Devie Rahmawati, Mhum, CPR, Amelita Lusia, Msi, CPR Serta Reska Herlambang, M.Ikom, C.IB mendapatkan kesempatan untuk menjadi Dosen Tamu di University of Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia.

Bagi Sinshe Lim Suriady ini merupakan program yang sangat positif antara Universitas Indonesia dan Universitas Malaya untuk saling bertukar informasi dan pengetahuan dari berbagai aspek Kehidupan.

Mulai dari antisipasi berita bohong (Hoax), Pemahaman Budaya, citra dan branding perusahaan hingga teknik produksi media (Media Code). Keempat materi ini menjadi materi inti dalam jadwal perkuliahan yang diberikan oleh Dosen Tamu.

Kegiatan ini berlangsung pukul.10.00 s.d pukul.14.00 (waktu Kuala Lumpur) dari tanggal 8, 9, dan 10 Oktober 2019 di Universitas Malaya dengan jumlah peserta lebih dari 200 mahasiswa yang terbagi dibeberapa kelas yakni kelas reguler dan Internasional.

Selain itu peserta tidak hanya berasal dari kalangan mahasiswa, melainkan diikuti juga beberapa dosen dan pegawai CITRa (Centre for Internship and Academic Enrichment) Universitas Malaya.

Untuk Mahasiswa Internasional berasal dari beberapa negara yakni: Bangladesh, China, South Sudan, Singapore, Indonesia dan India.

Foto bersama Dr. Devie Rahmawati, Mhum, CPR, Amelita Lusia, M.Si, CPR, Reska Herlambang, Ikom, C.IB, Sinshe Lim Suriady.

Sinshe Lim yang terkenal dengan racikan nutrisi alami Ciakpo-nya mendapatkan kesempatan pertama menyampaikan materi dengan topik The Realm Of Lies dari aspek kesehatan, di Dewan Kuliah C, di Fakultas Sastra dan Sains Sosial Universitas Malaya.

Peserta Sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan. Materi yang disampaikan sesuai dengan fakta, serta pengalaman Sinshe Lim menghadapi berbagai tantangan dalam dunia kesehatan, terutama penangganan pasien.

Sinshe Lim yang dikenal sebagai ahli nutrisi dunia (WFCMS) ini juga memberikan beberapa contoh menarik terkait antisipasi berita bohong, dan memberikan pandangan kepada mahasiswa. Segala sesuatu tentang masalah kesehatan harus teliti dan tidak mudah terpengaruhi, untuk menjaga dan menyelamatkan jiwa dan keberlangsungan hidup kita.

Sinshe Lim Suriady foto bersama dengan Prof. Sabitha, Dosen Senior dan Peneliti University of Malaya.

Suasana semakin menarik karena para mahasiswa antusias memberikan pertanyaan kepada Sinshe Lim baik masalah hoax sampai ke masalah kesehatan. Kelas dosen tamu kali ini terdiri dari berbagai peserta, meliputi mahasiswa tingkat pertama (semester satu) dan mahasiswa yang lagi menempuh pedidikan master.

Sinshe Lim berharap materi yang diberikan bisa bermanfaat dan meningkatkan kemampuan diri untuk mengantisipasi ancaman hoax disekitar kita.

Dalam kesempatan ini, Sinshe Lim Suriadi juga bertemu dan mengabadikan foto bersama Profesor Sabitha yang merupakan Dosen Senior dan Peneliti Universitas Malaya.**

Shinse Lim Suriady Hadiri Pembukaan Pameran Cagar Budaya International Sutra Bunga Teratai.

Lim Suryadi bersama Dirjen Binmas Budha Kementerian Agama Chaliadi.
Sinshe Lim Suryadi bersama Dirjen Binmas Budha Kementerian Agama Chaliadi.

Suatu Kehormatan Bagi Shinse Lim Suriady dapat menjadi tamu kehormatan di Acara Pembukaan Sutra Bunga Teratai pada tanggal 29 September 2019 di Gedung Pusat Kebudayaan Soka Gakkai Indonesia.

Acara dimulai pukul 10.00 pagi yang diawali dengan penampilan alunan musik angklung persembahan ibu – ibu yang merupakan anggota soka gakkai indonesia yang dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua Umum Soka Gakkai Indonesia Peter Nurhan dan Direktur Jenderal Binmas Budha Kementerian Agama RI Chaliadi.

Acara semakin menarik dengan persembahan tari bali oleh anak-anak generasi soka Gakkai indonesia.

Bersama Ketum Soka Gakkai Indonesia Petter Nurhan
Bersama Ketum Soka Gakkai Indonesia Petter Nurhan

Pameran ini digelar di Indonesia sebagai tuan rumah ke-17 penyelenggaraan pameran dengan tema ‘Pesan Perdamaian dan Kerukunan Hidup’, Shinse Lim dan tamu undangan diajak untuk berkeliling melihat koleksi koleksi sejarah dalam pameran ini.

Pameran sutra bunga teratai yang digelar sejak 29 september s.d 27 Oktober 2019 mendatangkan perwakilan dari negara asing di antaranya Malaysia, Singapura dan Jepang termasuk koleksi museum nasional Indonesia.

Pameran ini menyajikan hasil penelitian ilmiah mengenai perjalanan filosofi Sutra Bunga Teratai ke berbagai belahan dunia, dan menampilkan sejumlah koleksi asli dan replika manuskrip, lukisan dan benda-benda peninggalan langka Buddhis yang di antaranya telah berumur lebih dari 2.500 tahun.

Shinse Lim menilai acara ini sangat positif sebagai refleksi diri untuk selalu mengingat sejarah masa lalu untuk kemajuan di masa datang terutama berkaitan dengan kesatuan dan persatuan bangsa.

Arus Balik Promosi Budaya Indonesia di Malaysia dan Upaya Membangun Perdamaian Kawasan

Team Klinik Digital Universitas Indonesia foto bersama Direktur Jenderal SGM, Koh Sia Feai di head quater SGM Kuala Lumpur

Kuala Lumpur, 07 April 2019 – Bertempat di Akademi Seni Budaya dan Warisan
Kebangsaan (Aswara), Malaysia, Delegasi Vokasi Komunikasi UI : Kepala Program
Studi, Dr. Devie Rahmawati, M.Hum; Kepala Lab. Penyiaran, Dra. Amelita Lusia,
M.Si; Pengajar Praktik Reska Herlambang, M.Ikom dan Lim Suriady melakukan
lawatan ke dua fakultas. Delegasi Vokasi UI disambut oleh Rektor Aswara, Prof .
Dr. Madya Sahar Sadi Hashim; Dekan Fakultas Film dan Televisi, Dzul Karnain
Abdullah; Wakil Dekan Fakultas Film dan Televisi, Gulam Shaffi Khan Gulab Khan;
President University College of Pahang, Prof Emeritus Dato Dr. Ahmad Haji
Zainuddin; Komunikasi Korporat, Farah Malissa Mohsen.


“Aswara adalah kampus yang berada di bawah Kementerian Pelancongan dan
Kebudayaan Malaysia, atau di Indonesia dikenal sebagai Kementerian Pariwisata. Di
sinilah lahir karya-karya komunikasi bangsa Malaysia, seperti serial kartun Ipin –
Upin yang telah mendunia,” ujar Devie Rahmawati, ketua delegasi Vokasi dan
pengajar mata kuliah Kampanye Persuasif.

Dekan fakultas Film dan Televisi Universitas Aswara Dzul Karnain Abdullah menyerahkan kenang2an kpd Sinshe Lim


“Kedatangan tim Vokasi adalah upaya untuk melihat secara langsung dapur branding
negara Malaysia melalui pendidikan Vokasi di Aswara, yang telah berdiri selama 25
tahun ini. Sistem pengajaran yang menekankan kehadiran praktisi dan materi praktik
di Aswara, menjadi kunci kesuksesan Malaysia mempromosikan negara melalui
materi-materi kreatif di bidang seni populer seperti Film, Animasi, Musik, Seni
Pertunjukkan dan Game,” ujar Devie yang juga menjabat sebagai Kordinator
Peminatan Humas.


“Hal mengembirakan ialah informasi yang diberikan oleh Fariz, Kaprodi Animasi dan
Multimedia, Aswara, yang menyampaikan bahwa saat ini justru masyarakat Malaysia
sedang dilanda demam seri animasi Indonesia berjudul “Si Nopal dan Bahenol.
Yang bersangkutan mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar dengan
talenta-talenta kreatif untuk menghasilkan karya yang siap mengglobal,” tambah
Amelita Lusia, yang juga menjadi kordinator Peminatan Penyiaran.

Presiden SGM, Michael Kok Fuk On menyerahkan Piagam penghargaan kpd Sinshe Lim


Lawatan ini membuka mata para Pengabdi Klinik Digital Vokasi Komunikasi, bahwa
keunggulan Malaysia dapat terwujud berkat dukungan pemerintah yang sangat kuat
melalui pendanaan. “Situasi ini dapat dilihat dari infrastruktur Laboratorium
pengajaran yang memiliki peralatan terkini, tercanggih dan terbaik untuk dapat
digunakan oleh peserta didik, dalam jumlah yang memadai untuk mewadahi sekitar
1000 mahasiswa Aswara,” ujar Reska, pengajar praktik, Mata Kuliah Branding
Perusahaan.


Kunjungan kedua dilakukan bersama Pengurus dan Penggiat Soka Gakai Malaysia
(SGM). Pihak SGM terdiri atas Presiden SGM, Michael Kok Fook On; Direktur
Jenderal SGM, Koh Sia Feai; Para Pendidik : Dr. Angela Ng, Dr Wendy Yee, Mr. Lin
Kok Keong; Kepala Komunikasi dan Hubungan Eksternal, Joanne Foo dan Dawson
Yeang.

SGM, yang merupakan bagian dari Organisasi Dunia Soka Gakai, memang
memfokuskan diri untuk mempromosikan budaya perdamaian di seluruh dunia.
Universitas Indonesia 10 tahun lalu (2009), memberikan penghargaan Doktor HC
kepada pendiri Soka Gakai, Daisaku Ikeda, atas kerja keras membangun harmoni di
antara manusia di tataran global.

Sinshe Lim menyerahkan cinderamata kepada Rektor Universitas ASWARA Prof.Dr. Madya Sahar Said Hasyim


Devie dan Amelita yang menjadi pemenang Hibah Program Pengmas Iptek Bagi
Masyarakat bertajuk “Program Pencegahan Terorisme Berbasis Akurasi Informasi”,
ingin bertukar gagasan dan pengalaman antar negara tentang upaya mengatasi
potensi-potensi perpecahan organik dan anorganik di berbagai komunitas masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut Devie menyampaikan salah satu upaya membangun
kesadaran publik akan bahaya perpecahan justru melalui sosialisasi literasi media dan
digital, agar publik memiliki kemampuan untuk memilah informasi yang positif dan
produktif. Sedangkan Lim menambahkan bahwa upaya untuk memecah belah pikiran
dan perasaaan masyarakat dilakukan menggunakan praktik-praktik penyebaran berita
bohong di berbagai isu termasuk kesehatan, yang tidak lain bertujuan utnuk menebar
ketakutan pada masyarakat luas.


“Untuk itu diperlukan upaya kerjasama yang lebih dalam dan sistematis antar dua
negara untuk terus memastikan bahwa teror tidak boleh menghantui masyarakat kita.
Salah satu upaya tersebut ialah komitmen perwakilan Universitas Malaya, Dr. Wendy
Yee dan Pengajar Vokasi Komunikasi UI, untuk mengajar di antar kedua universitas,
untuk terus menemukan metode-metode baru, menyeimbangkan strategi pemecah
belah komunitas, “ tutup Devie yang bersama Amelita merupakan pengajar Mata
Kuliah Komunikasi Antar Budaya.

Shinse Lim Suriady bersama Tim Klinik Digital UI memberikan Materi antisipasi Hoax kepada Komite Sekolah Al Azhar Syifa Budi Cibubur.

Secara tidak langsung, perkembangan Teknologi mempengaruhi perilaku sosial masyarakat Indonesia khususnya penggunaan sosial media. Penggunaan yang berlebihan dalam media sosial secara tidak langsung berdampak terhadap perubahan karakter, pola pikir dan pola prilaku seseorang.

Hal tersebut kerap kali dimanfaatkan orang yang tidak bertanggung jawab untuk membentuk opini atau rekayasa berita, berita bohong ( hoax ) maupun penyebaran kontent yang dapat merusak moral bangsa.

Tanpa kita sadari, beberapa tahun terakhir ini penyeberan Hoax di Indonesia bisa dikatakan sangat tinggi. Bahkan, sudah pada tahap merusak sendi kehidupan dalam berbangsa dan bernegara. Berita Hoax seakan selalu ada dalam semua aspek kehidupan.

Hoax bukan hanya sekadar informasi sesat yang dibuat tanpa tujuan. Hoax bisa menjadi ladang bisnis di tangan kelompok orang yang tidak bertanggung jawab seperti yang dilakukan tim Saracen. Saracen merupakan salah satu contoh kelompok pembuat berita hoax yang bekerja secara profesional dan memiliki ribuan akun dalam menjalankan aksinya.

 

[/vc_column_text]

Bisnis berita hoax yang banyak terjadi tentu sangat meresahkan masyarakat. Dengan beredarnya berita Hoax, masyarakat dapat kebingungan dengan informasi mana yang bisa dipercaya dan mana yang tidak.

Guna membantu masyarakat untuk identifikasi Hoax, bahaya kontent pornografi serta kecanduan Game Online, Maka Sinshe Lim Suriady bersama Tim Klinik Digital Vokasi Komunikasi Universitas Indonesia menjadi Narasumber Talkshow Literasi Media Digital serta Narasumber lainya  yaitu DR. Devie Rahmawati,M.hum, CPR , Dra.Amelita Lusia, CPR serta Reska Herlambang, M.Ikom.

Talkshow yang diselenggarakan pada Jumat, 25 Januari 2019 tepatnya pukul.08.30 wib tersebut di ikuti 175 Peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah, Para Guru serta Wali Murid yang tergabung dalam Komite sekolah. Kegiatan tersebut digelar di Aula Lantai 2 komplek Sekolah Al Azhar Syifa Budi Cibubur. Acara talkshow literasi media digital dengan dipandu oleh Lucy Bulur yang merupakan ketua panita pelaksana itu semakin hangat karena adanya interaksi antara peserta dengan para narasumber.

Pada Talkshow ini masing masing narasumber memaparkan dampak hoax dari berbagai sisi.

Shinse lim sendiri menyampaikan dampak hoax dari perspektif kesehatan. Sebagai Ahli Nutrisi Dunia WFCMS, Shinse Lim sangat komitmen untuk memerangi Hoax dibidang kesehatan. Beliau berpesan jangan mudah percaya terhadap apapun baik itu tips atas cara penyembuhan kesehatan yang instan karena sangat berbahaya bagi nyawa kita.

Talkshow literasi media digital itu diakhiri dengan Pemberian Plakat Penghargaan dan cinderamata  kepada para pembicara oleh Kepala Sekolah , Ketua Komite serta Ibu Lucy Bulur. Suasana semakin akrab dengan foto bersama antara peserta dengan narasumber.

[/vc_column][/vc_row]

GELAR AHLI NUTRISI DUNIA BAGI SINSHE LIM

Bulan Januari, tepatnya tanggal 16 s.d 18 Januari 2019, Sinshe Lim  hadir pada pertemuan Dunia WFCMS yang berlangsung di Human Convention Center yang berlokasi di Dongguan China. Pertemuan tersebut dihadiri oleh 500 Ahli TCM Dunia dan Para Professor dari 20 Negara untuk bertukar informasi serta pengenalan berbagai metode TCM dari masing masing ahli.

Sinshe Lim merasa bangga karena menjadi  salah satu delegasi Indonesia yang dapat duduk bersanding dengan para ahli di pertemuan tersebut. Seluruh materi yang di paparkan oleh berbagai ahli kesehatan TCM dunia diikuti dengan serius oleh Sinshe Lim.

Tak hanya itu, sebuah kehormatan bagi Sinshe Lim ketika beliau juga ditunjuk sebagai Narasumber untuk memaparkan manfaat dari Nutrisi Alami Ciakpo dihadapan para ahli nutrisi dunia dengan tema: “Mengkonsumsi Nutrisi sehat alami, badan menjadi segar dan sehat selalu, serta awet muda”

Selain memaparkan tentang nutrisi alami Ciakpo,  Sinshe Lim juga menunjukkan foto Before dan After perubahan yang terjadi pada pasien – pasien yang telah konsumsi nutrisi alami Ciakpo.

[/vc_column_text]

Pada acara forum WFCMS tersebut, Sinshe Lim Suriady kembali mengharumkan nama Indonesia di dunia TCM international dengan menyandang gelar Ahli Nutrisi Dunia. Hal itu tentu saja didapatkan beliau karena keunggulan dan manfaat dari nutrisi alami Ciakpo. Sinshe Lim Suriady juga diangkat sebagai Wakil Ketua Perkumpulan Ahli Nutrisi Dunia WFCMS

Gelar Ahli Nutrisi Dunia bagi Sinshe Lim Suriady bukanlah dengan mudah didapatkan, mengingat para ahli dari seluruh dunia yang juga memiliki kompetensi / keunggulan masing masing dibidang Nutrisi. Hal ini lah yang menjadikan kehormatan bagi Sinshe Lim untuk menunjukan  keunggulan dari nutrisi alami Ciakpo yang telah banyak membantu pasien pasienya terbebas dari berbagai macam penyakit, seperti HIV Aids, Diabetes, Kanker, Autoimun serta berbagai penyakit kronis lainya.

Sinshe Lim berharap dengan Gelar Ahli Nutrisi Dunia yang didapatnya, nutrisi alami ciakpo semakin luas dikenal dan bisa membantu masyarakat agar bisa kembali sehat, bugar dan terbebas dari berbagai macam penyakit. Hal ini dilihat dari perhatian dan bimbingan yang diberikan sinshe serta pendampingan terhadap pasiennya.

Melalui Acara talkshow Bilik Kita TVRI DKI Jakarta dan  Banten yang ditayangkan pada setiap Hari Sabtu Pukul. 17.00–18.00 WIB, Sinshe Lim juga rutin  mengedukasi masyarakat.

[/vc_column][/vc_row]

Klinik Digital Vikom UI: Dunia Digital Menjadi Berkah dan Bencana


Klinik Digital Vokasi Komunikasi (Vokom) UI melakukan sosialisasi Literasi Media, Narkoba Digital dan Kejahatan Digital di Jambore Foto, PT Taspen dan PT Kemysantra, Pontianak.

Bertempat di Jambore Foto, PT Taspen dan PT Kemysantra, Klinik Digital Vokasi Komunikasi (Vokom) UI melakukan sosialisasi Literasi Media, Narkoba Digital dan Kejahatan Digital. Pembicara terdiri dari Ketua Program Studi Vokom UI, Dr. Devie Rahmawati,M.Hum.,CPR; Kepala Lab Penyiaran Vokom, Amelita Lusia; Pengajar Praktik Vokom UI, Reska Herlambang; Founder Jambore Foto, Lim Suriady.

KLINIK Digital Vokom di Pontianak dihadirkan di tiga komunitas yang menghadirkan lebih dari 120 peserta yang terdiri dari Pelajar SMA, mahasiswa, ibu rumah tangga, pengusaha, petugas kesehatan, karyawan swasta dan masyarakat umum.

“Kehadiran dunia digital dapat menjadi berkah sekaligus bencana bagi masyarakat umum. Klinik digital ini dimaksudkan untuk mensosialisasikan upaya mengendalikan penyebaran berita tidak benar (hoax), narkoba digital yaitu pornografi, judi dan candu game serta kejahatan digital berupa penipuan penyaluran dana, bullying dan sebagainya,” ujar Devie Rahmawati, yang pernah menempuh studi di Swansea University, Wales, UK.

Ketua Prodi Vokom Univ indonesia serahkan piagam penghargaan kepada Shinse Lim suriady sebagai Pembicara Kehormatan.

“Kegiatan ini sendiri merupakan seri ke 2, 3 dan 4 dari seri pertama klinik digital yang dibuka di Vokasi UI, Depok. Kami akan membuka forum konsultasi, riset dan pendampingan masyarakat untuk mengenali, mengatasi dan mencegah terjadinya bencana digital, yang menggandeng elemen-elemen masyarakat di wilayah masing-masing, seperti sekolah, universitas dan tokoh-tokoh masyarakat,” tambah Devie, yang pernah menjadi satu-satunya wakil dari Asia di PR Leadership Forum, San Fransisco, USA.

Ketiga kegiatan sosialiasi digital dibuka oleh Lim Suriady, yang menyampaikan bahwa kerugian akibat penyebaran hoax sudah membawa kerugian moral dan materil di berbagai bidang kehidupan bukan hanya politik, namun juga bisnis, kesehatan dan pendidikan. “Banyak bisnis yang tumbang karena persaingan bisnis, yang menggunakan cara – cara hoax,” tambah Lim, penggerak masyarakat Pontianak.


Shinse Lim terima Penghargaan Apresiasi sebagai Pembicara oleh Bp.Isnaeni PT. Kemysantra.

“Para pemuda sekarang harus terbiasa untuk melakukan analisis terhadap situasi yang dihadapi agar mampu melakukan antisipasi ganguuan yang dihadapi di masyarakat,” tambah Lim, yang juga penemu ramuan alami Ciak Po.

Kordinator Peminatan Humas Vokom, Amelita Lusia menyampaikan fakta-fakta empiris bahwa saluran penyebaran hoax terbesar melalui sosial media yaitu sebesar 92%, dan isu tertinggi ialah sosial dan politik sebesar 88,60%.


Shinse Lim Suriady memberikan sertifikat penghargaan kepada Kepala Wilayah PT Taspen Kalimantan Barat Wahyudin

Wahyudin, Kepala Cabang Taspen, juga menyampaikan bahwa di tahun politik ini, para karyawan sangat memerlukan edukasi tentang dunia digital agar para karyawan dapat terus bekerja secara produktif, mengingat siapapun yang terpilih menjadi pemimpin, perusahaan harus tetap berkomitmen melayani masyarakat luas.

Sedangkan, Isnaeni, CEO Kemystra, menyampaikan bahwa masyarakat memang perlu dibantu agar dapat memahami etika komunikasi dan melakukan pelayanan terhadap publik. Seringkali komunikasi yang dilakukan di dunia digital yang serba cepat dan tanpa penyaringan berdampak pada pelayanan yang diberikan oleh industri terhadap masyarakat, yang sering berujung pada konflik antar individu.

Menyikapi kebutuhan situasi tersebut, Vokom melalui Reska Herlambang memberikan pelatihan etika komunikasi di dunia online dan offline. “Kita perlu memiliki empati dan merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain, sebelum menyelesaikan persoalan, agar tidak berkembang menjadi masalah yang merugikan banyak pihak,” ujar Reska yang juga berprofesi sebagai presenter.

“Pontianak diharapakan menjadi salah satu model dari masyarakat yang memiliki literasi digital yang kuat. Mengingat di selepas masa orde baru, karakter konflik yang terjadi bukan lagi konflik vertikal dari negara terhadap rakyat tetapi konflik horizontal antar masyarakat dari mulai tawuran pelajar/mahasiswa, perebutan lahan, konflik SARA, dan lain-lain, yang merugikan secara materil dan non materil seperti korban jiwa,” tutup Devie, yang juga menjadi pembicara workshop Digital Nomad di Chiang Mai, Thailand tahun ini.**

Seminar Nasional Literasi Media Digital, Sinshe Lim Suriady Tampil jadi Pembicara

Literasi Media Digital Mahasiswa Anti Hoax

Sinshe Lim kembali di undang oleh Program Vokasi Komunikasi (Vokom) Universitas Indonesia. Kali ini beliau selaku praktisi kesehatan berbicara dalam Seminar Nasional “Literasi Media Digital, Mahasiswa Anti Hoax. Kegiatan yang dihadiri lebih dari 350 peserta dari berbagai universitas di Jakarta itu di buka oleh ketua Program Studi Vokom UI,. Devie Rahmawati.Bertempat di Auditorium Vokasi UI, kegiatan seminar tersebut juga menghadirkan Ketua KPI Pusat, Yuliandre Darwis; PR &Digital Branding Expert, Romano Bhaktinegara; Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia, Auri Jaya dan Dosen Vokasi Komunikasi UI, Reksa Herlambang yang juga berperan sebagai moderator pada acara tersebut.

Devie menuturkan tentang pentingnya kegiatan tersebut mengingat badai Hoax yang menerjang seluruh sendi kehidupan politik, sosial, kesehatan, sains, keuangan, bencana alam dan lainnya. Menurut wanita yang pernah menempuh studi di Swansea, Inggris ini, badai Hoax terjadi karena berdasarkan studi, Hoax beredar lebih banyak dan luas dibandingkan informasi yang benar. Maka dari itu ia berharap para mahasiswa menjadi promotor dari pesan –pesan positif agar dapat melampaui jumlah hoax yang terus diproduksi.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

pembicara seminar anti hoax

“Setelah merangkum berbagai hasil kajian di dunia tentang bagaimana menghalau hoax, kami menarik kesimpulan bahwa diperlukan lebih banyak sosok pribadi mahasiswa yang SABAR yaitu Selalu menahan diri untuk meyebarkan sebuah berita dan melakukan verifikasi. Amati setiap berita yang diterima, tidak langsung dikonsumsi.” Ujar Devie Rahmawati.

Devie yang merupakan dosen teladan versi Aspikom tahun 2018 itu juga menyerukan kepada semua audience yang hadir untuk berani menyuarakan kepada orang lain agar lebih berhati – hati dalam menyebarkan berita, aktif mengupdate informasi dan teknologi yang ada, sehingga tidak mudah terbawa arus Hoax. Setiap orang perlu unuk merancang jejak digital yang positif dan produktf sehingga tidak memberikan tempat pada hoax.

Menurut Auri Jaya sampai hari ini belum ada aturan atau kode etik yang mengatur tentang hoax. Menambahkan pernyatan Airu Jaya, Yuliandre selaku ketua KPI menyatakan bahwa lembaga yang dipimpinnya hanya mengatur dunia penyiaran. Untuk informasi dari platform internet masih dianggap sulit diaudit. Yuliandre juga memaparkan bahwa setiap sanksi yang diberikan KPI dimaksudkan agar terjadinya peningkatan dan dilakukannya perbaikan, bukan untuk menghalangi kreatifitas.

Sedangkan Romano mengingatkan bahwa generasi sekarang sebaiknya tidak hanya fokus pada gawai dan melupakan lingkungan sekitar, generasi milenia harusnya juga dapat memfokuskan diri untuk lebih banyak menyambung silahturahim.

Selaras dengan yang disampaikan Romano, Sinshe Lim berpendapat bahwa mahasiswa harus dapat memiliki sikap yang cermat, analisis dan antisipatif, agar dapat membendung pengaruh hoax karena mahasiswa merupakan tulang punggung masyarakat dan Negara.

Kekuatan Jiwa Menjadi Modal di Masa Datang

Jumat (16/11) Sinshe Lim Suriady diminta untuk menjadi Dosen tamu bagi Program Pendidikan Vokasi Komunikasi, Universitas Indonesia. Menjadi kebangga bagi Sinshe dapat memberikan materi kepada para mahasiswa saat itu. [/vc_column_text]

Bertempat di Laboratorium Vokasi Universitas Indonesia, Sinshe Lim memberikan materi tentang Positive Mental Attitude“(PMA), yang diharapkan dapat menjadi pedoman bagi seluruh peserta perkuliahan ketika kelak menghadapi tantangan kehidupan dimana saja mereka berada.

Pada kesempatan itu, Sinshe Lim menjelaskan tentang nilai – nilai kehidupan yang harus dimiliki setiap individu sehingga kedepannya mereka siap dan mampu mengadapi tantangan kehidupan. Sinshe lim juga berpesan agar para mahasiswa meningkatkan personal skill pada bidang keahlian masing masing dan upgrade penguasaan bahasa asing sehingga mereka mampu bersaing pada iklim globalisasi mendatang.

ui

Sinshe berpesan kepada para mahasiswa bahwa perencanaan dalam kehidupan haruslah dipersiapkan dengan matang, menjaga komitmen tinggi, disiplin, serta penuh ketekunan. Hal ini agar mahasiswa mampu menghadapi tantangan sebesar apapun dan mampu terselesaikan dengan baik.

[/vc_column][/vc_row]
index

DR.Devie Rahmawati, M.hum- Ketua Program Pendidikan Komunikasi Vokasi Universitas Indonesia- memberikan Sinshe Lim Suriady sertifikat penghargaan sebagai apresiasi Beliau kepada Sinshe atas nasehat dan motivasi yang telah diberikan. Devie Rahmawati, yang juga menjadi alumni program DAAD Jerman tersebut menyampaikan bahwa Sinshe Lim dipilih sebagai pembicara utama dikarenakan reputasi Pak Lim Suriady dalam membangun jaringan bisnis di Indonesia lebih dari 25 tahun di Indonesia. Kerendahan hati yang ada pada diri Sinshe diharapkan dapat menjadi teladan bagi seluruh mahasiswa Vokom UI yang nantinya akan menjadi etalase dari generasi digital Indonesia yang bermartabat.

“Pak Lim telah menjadi COMPASS bagi para mahasiswa Vokom UI” ujar  Devie Rahmawati yang pernah studi di Swansea, Universitas Inggris. COMPASS disini diartikan sebagai tujuan dari Program Pendidikan Vokasi Komunikasi dalam membina seluruh mahasiswa nya agar menjadi pribadi yang Creative, Observing, Masterful, Passionate, Adaptive, Selective, dan Serious. Pertemuan ini telah menginspirasi peserta  dalam membentuk karakter yang berjiwa besar dan semangat untuk terus belajar.

1-suryadi3

Untuk Konsultasi dan Pembelian CIAK PO Hubungi Sinshe Lim di

 

 

Gratis Biaya Konsultasi!