Shinse Lim Suriady Ikuti Seminar Pemanfaatan Ramuan Tradisional

Sabtu (4/11) lalu tepatnya di Hotel Arch Bogor, Jawa Barat, Sinshe Lim Suriyadi mengikuti seminar mengenai Pemanfaatan Ramuan dan Keterampilan Tradisional Komplementer pada Kasus Penyakit Degeneratif. Seminar ini diselenggarakan oleh perkumpulan profesi kesehatan tradisional komplementer Indonesia dan didukung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Acara yang dimulai dari pukul.09.00 s.d 17.00 WIB menghadirkan sejumlah  pembicara dengan berbagai materi terkait pengobatan tradisional. Direktur Kesehatan Tradisional, dr Ina Rosalina, Sp.A(K), M.kes, M.Hkes, pada Seminar tersebut menyampaikan sejumlah kebijakan pelayanan kesehatan tradisional Indonesia guna memberikan pemahaman terkait regulasi pelayanan kesehatan tradisional.

Sinshe Lim Suriady mengikuti acara tersebut guna mendapatkan sejumlah materi dalam meningkatkan pengetahuan dan pelayanan kepada pasiennya. Dalam acara itu, Suriady juga dapat bertemu dan menjalin komunikasi dengan sejumlah peserta dari berbagai profesi kesehatan.

Seminar ini memiliki visi yang sama dengan Shinse Lim Suriady yakni mewujudkan kesehatan tradisional komplementer Indonesia sebagai ujung tombak dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat dan bangsa Indonesia karena terbukti Ramuan Shinse Lim Suriady, yakni Ciakpo berkhasiat untuk kesehatan dan meningkatkan kualitas nutrisi dalam tubuh sehingga memiliki imunitas tubuh yang kuat dalam melawan berbagai macam penyakit.**

Tumbuhkan Perilaku Hidup Bersih-Sehat

direktur-kesehatan-keluarga-kemenkes-dr.eni-gustina-mph-lim-suriady-komitmen-mewujudkan-masyarakat-hidup-sehat.
Direktur Kesehatan keluarga, Kemenkes, Dr.Eni Gustina, MPH & Lim Suriady komitmen mewujudkan masyarakat hidup sehat.

Keluarga sejahtera menghasilkan generasi yang cerdas dan berkualitas. Hal ini dapat tercapai, salah satu nya melalui keseimbangan dan kesehatan dalam hidup.

Perilaku hidup tidak sehat ditambah sanitasi lingkungan dan ketersediaan air bersih yang kurang memadai berdampak pada permasalahan kesehatan yang timbul saat ini. Hal ini sebenarnya dapat dicegah apabila fokus pada upaya kesehatan berupa upaya preventif dan promotif dalam menumbuh-kembangkan kemandirian keluarga dan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)

Dalam Talkshow TVRI yang disiarkan langsung dari studio 9 TVRI Senayan Jakarta pada Hari Sabtu,19 Agustus 2017 Shinse Lim Suriady dan dr.Eni Gustina, MPH ( Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan) hadir membahas mengenai “Gerakan Masyarakat Hidup Sehat”

Dalam talkshow tersebut, dr.Eni Sebagai Direktur Kesehatan keluarga menyampaikan pesan bahwa Germas ( Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) merupakan program nasional untuk seluruh daerah di Indonesia.  GERMAS bertujuan untuk: Menurunkan beban penyakit; Menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas penduduk; dan Menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit dan pengeluaran kesehatan

Dalam Talkshow yang dipandu Reza Herlambang itu, dr.Eni Gustina,MPH sangat mengapresiasi Shinse Lim Suriady yang sangat peduli dalam mewujudkan masyarakat yang sehat. Beliau juga berharap, Shinse Lim Suriady dapat menjadi contoh nasional masyarakat dalam melaksanakan hidup sehat.

Talkshow semakin hangat ketika Shinse Lim Suriady bercerita soal kesembuhan dirinya dari berbagai penyakit karena racikan nutrisi alaminya yang dikenal denga Ciakpo. Shinse yang sudah sangat dikenal tidak hanya di pontianak bahkan di ibu kota pun namanya sudah sangat dikenal karena telah mampu membantu masyarakat terbebas dari penyakit termasuk penyakit kronis.**

Ketua umum PKNI Sujanto Marjuki dan Sinshe Lim menghadiri Seminar Internasional di Kapal Pesiar Royal Caribbean Ocean Sea Cruise Ship

seminar-kapal-pesiar-2
seminar-kapal-pesiar-4
seminar-kapal-pesiar-1

Sinshe Lim Suriyadi merasa terkejut ketika mendapatkan undangan seminar bertaraf Internasional. Acara seminar itu di adakan di atas kapal pesiar dari shanghai menuju Jepang pada tanggal 23 – 27 Oktober 2017. Dari Indonesia hanya SINSHE Lim Suriady (Pontianak) dan Ketua Umum Perkumpulan Naturopatis Indonesia (PKNI) Sinshe Sujanto Marjuki yang diundang untuk menghadiri acara dengan biaya yang semuanya ditanggung panitia. Dalam pertemuan itu, dihadiri 100 sinshe dari berbagai Negara. Mereka bergabung dengan ribuan peserta yang merupakan pakar dalam bidang pengobatan dan kesehatan dari seluruh dunia dengan berbagai disiplin ilmu.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Pengembangan Usaha Farmasi China dan Konferensi Internasional Pengobatan China yang disponsori Asosiasi Medis dan Farmasi China ini sangat istimewa. Tidak seperti acara seminar yang pada umumnya diadakan di gedung,  acara ini digelar di atas  kapal pesiar Royal Caribbean Quantum Cruise. Fokus pembicaraan adalah menerapkan strategi dan mengembangkan pengobatan tradisional Tiongkok kedalam industri farmasi China.

Sebelum mengikuti acara tersebut, Sinshe Lim akan mengikuti pertemuan Sinshe se-dunia di Bangkok, Thailand terlebih dahulu. Sinshe Lim akan berangkat dari Indonesia pada Jumat (20/10) nanti, dilanjutkan terbang menuju Shanghai, mengikuti seminar di atas Kapal Pesiar Royal Caribbean Ocean Quantum Sea Cruise Ship pada Minggu(22/10) malam.

Forum ini diikuti oleh pejabat pemerintahan bidang kesehatan, kepala daerah, akademisi, praktisi kesehatan, sinshe, ekonom, pemimpin asosiasi farmasi, pakar industri dan ilmuwan, ratusan perusahaan farmasi (industri, komersial, ritel) dan tamu lainnya.

Ada 80 negara asal peserta yang turut andil dalam acara dimana kesemuanya merupakan orang orang yang bergerak dalam produksi dan perdagangan perusahaan farmasi obat-obatan China, institusi medis, organisasi industri, hampir seribu perwakilan, serta lebih dari 2.000 perusahaan bisnis farmasi.

Tepat pada tanggal 24 oktober 2017 seluruh peserta tiba di Jepang untuk melakukan konferensi promosi dan layanan internasionalisasi pengobatan China dan sore harinya pameran dagang. Pada tanggal 25 Oktober 2017 acara dilanjutkan dengan mengunjungi kota terbesar kedua di Fukuoka, Jepang. Mengunjungi Taisho House, Waterfront Park, Japanese Food Culture Experience Square, dan Pameran Produk Kedokteran kemudian kembali ke Shanghai pada tanggal 27 Oktober 2017.